RESPONSIVE.KAL-BAR.COM-Kerusakan jalan Provinsi Ruas jalan Kekura Mahawa Kab Ketapang pada saat musim penghujan datang, menjadi Viral saat di posting di media sosial,

Padahal masyarakat mengetahui bahwa Ruas jalan kekura mahawa tersebut Milik Provinsi Kalbar yang artinya kewenangan untuk memperbaiki ruas jalan tersebut sepenuh nya menjadi tanggung jawab pemerintah Provinsi Kalbar.

Namun penyebab utama kerusakan Ruas jalan tersebut diduga karna kelebihan muatan (Over capacity) dari truk pengangkut Tandan Buah segar (TBS) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Palma Lestari Putra Borneo (PLPB)

Agus, salah satu pengguna jalan tersebut,
mengaku kesal dan kecewa dengan aktivitas pengangkutan TBS Sawit tersebut, yang dinilai semakin merusak jalan tersebut.
“Ya, truk-truk pengangkut TBS sawit itulah yang merusak jalan, bayangkan berapa muatan sawit yang mereka bawa dan berapa kali dalam sehari mereka lalui
jalan itu, wajar kalau semakin hancur lebur
jalannya,” katanya.

Sementara itu, warga Kecamatan Tumbang Titi menyayangkan aktivitas pengangkutan TBS Sawit yang menjadi penyebab kerusakan jalan,apalagi sawit-sawit tersebut, di bawa ke PKS PT.PLPB yang diduga warga milik mantan bupati
sebelumnya, “Martin Rantan”

“Orang sini tahu semua itu milik bupati lama Martin Rantan harusnya karena pernah menjabat sebagai
kepala daerah bisa memahami kondisi
infrastruktur, ini malah membuat hancur jalan yang ada, yang untung mereka yang sengsara kami masyarakat pengguna jalan,” ketusnya.

Saat kerusakan jalan tersebut di unggah di media sosial Facebook Dilaman grouf “TUMBANG TITI INFORMASI” salah satu postingan Dari akun milik “Pelangi Senja”
Justru banyak komentar Netizen dengan nada Menyudutkan dan Membuly Bupati Ketapang saat ini,

Hal ini sangat disayangkan terjadi mengingat Ruas jalan Kekura- Mahawa tersebut bukanlah kewenangan pemerintah kab ketapang untuk memperbaiki nya Berbagai upaya telah di lakukan Bupati ketapang Alexsander Wilyo,
Salah satu nya ialah dengan mengusulkan perbaikan jalan tersebut ke pemerintah provinsi kalbar, agar menjadi prioritas.

Bupati Ketapang saat ini juga kerap kali menyurati beberapa perusahaan terdekat dengan Ruas jalan yang rusak agar ikut Membantu memperbaiki lewat program CSR.

Pesan moral nya adalah, Bijaklah dalam berkomentar pada saat terjadi sesuatu,
Pemerintah kabupaten tidak pernah tinggal diam terhadap masyarakat nya, Namun usaha tersebut tidak bisa instan dirasakan ada mekanisme yang Harus dilalui.*(Min)**

Sumber :TUMBANG TITI INFORMASI”

Laporan : jurnalis warga /FB

Editor.    : timred

 

Iklan