Publik Ketapang Desak DPRD Bentuk Satgas Khusus Usut Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Rp16 Miliar di PT KEM
RESPONSIVE.KAL-BAR.COM – Desakan publik terhadap pengusutan dugaan korupsi penyertaan modal sebesar Rp16 miliar di PT KEM Ketapang semakin menguat.
Masyarakat meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ketapang (DPRD Ketapang) segera membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk melakukan pendalaman secara transparan dan menyeluruh.18/2/2026
Penyertaan modal yang bersumber dari APBD Kabupaten Ketapang tersebut dinilai perlu diaudit secara terbuka, mengingat besarnya anggaran yang digelontorkan dan minimnya informasi publik terkait realisasi serta dampak usaha perusahaan daerah tersebut.
Sejumlah tokoh masyarakat menilai, pembentukan satgas internal DPRD menjadi langkah penting guna memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
Mereka menegaskan bahwa DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap kebijakan eksekutif, termasuk dalam penyertaan modal kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Dana Rp16 miliar bukan angka kecil. DPRD harus hadir membela kepentingan masyarakat dengan membentuk tim khusus agar persoalan ini terang-benderang,” ujar salah satu perwakilan masyarakat.
Selain itu, publik juga mendorong aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Negeri Ketapang, untuk melakukan telaah hukum apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan dana penyertaan modal tersebut.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen PT KEM maupun dari pemerintah daerah terkait perkembangan penggunaan dana tersebut.
Masyarakat berharap DPRD tidak hanya melakukan rapat dengar pendapat, tetapi juga mengambil langkah konkret berupa pembentukan satgas independen yang melibatkan unsur profesional dan auditor.
Kasus ini menjadi perhatian luas karena menyangkut tata kelola keuangan daerah dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Warga berharap proses pendalaman dilakukan secara objektif, transparan, dan bebas dari kepentingan politik.
Dalam hal ini kasus PT.KEM di tangani oleh kajari Ketapang :
Sementara itu kasi Intel kajari Ketapang saat kami hubungi beberapa hari lalu mengatakan dirinya masih di Pontianak saat dia menyampaikan pesan singkat nya melalu whatsap kepada tim kami di lapangan*(SDH)*
Sumber : Yadi Warga Ketapang
Laporan : jurnal warga Ketapang
Editor. : timred