RESPONSIVE.KAL-BAR.COM –Sejumlah elemen masyarakat menilai penanganan dua kasus yang menjadi sorotan publik di Kabupaten Ketapang, yaitu dugaan penyimpangan dalam kegiatan Napak Tilas dan persoalan di Politeknik Ketapang, belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Sorotan tajam tersebut diarahkan kepada “Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat.

“provincial prosecution office indonesia” yang dinilai belum transparan dalam menyampaikan progres penanganan kepada publik.

Masyarakat mempertanyakan sejauh mana proses penyelidikan dan penyidikan berjalan, serta apakah sudah ada pihak yang dimintai keterangan secara resmi.

Beberapa tokoh masyarakat menilai, jika memang ditemukan indikasi pelanggaran, aparat penegak hukum harus segera memberikan kepastian hukum agar tidak muncul spekulasi liar di masyarakat.

Transparansi dianggap krusial untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Di sisi lain, terkait persoalan di Politeknik Ketapang, masyarakat berharap ada kejelasan mengenai status laporan maupun hasil audit, jika memang telah dilakukan.

Mereka menegaskan bahwa dunia pendidikan tidak boleh tercoreng oleh dugaan penyimpangan yang berlarut-larut tanpa kepastian hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari pihak “Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat”, “provincial prosecution office indonesia”terkait perkembangan kedua kasus tersebut.

Publik berharap aparat penegak hukum bekerja secara profesional,transparan, dan akuntabel,sehingga keadilan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.*(jjs)***

Laporan : jurnalis imvestigasi khusus hd/SM Kalbar .

Editor    : timred.

Iklan