RESPONSIEV.KAL-BAR.ID,KETAPANG-Penanganan kasus dugaan kegiatan “Napak Tilas DHA” kembali menjadi sorotan publik. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sekretaris kegiatan tersebut sempat dipanggil oleh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat beberapa waktu lalu.
Pemanggilan ini diduga berkaitan dengan pendalaman informasi serta klarifikasi sejumlah hal dalam kegiatan Napak Tilas DHA yang belakangan menuai perhatian masyarakat, khususnya di Ketapang.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat terkait materi pemeriksaan maupun status hukum dari pihak-pihak yang telah dimintai keterangan.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa pemanggilan tersebut merupakan bagian dari proses awal pengumpulan data dan bahan keterangan (pulbaket), guna menelusuri apakah terdapat unsur pelanggaran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Di sisi lain, masyarakat berharap agar aparat penegak hukum dapat bekerja secara transparan dan profesional dalam mengusut dugaan permasalahan yang ada, sehingga tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah publik.
Kasus ini pun dinilai sebagai ujian bagi aparat penegak hukum dalam menjaga kepercayaan masyarakat, khususnya dalam penanganan perkara yang menyangkut penggunaan anggaran dan kegiatan yang melibatkan banyak pihak.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi terkait pemanggilan sekretaris Napak Tilas DHA tersebut.(Tim)



