RESPONSIVE.KALBAR.ID,PONTIANAK –Pemerintah Kota Pontianak menerapkan serangkaian kebijakan untuk mengatasi antrean bahan bakar minyak (BBM). Salah satunya, seluruh SPBU di kota ini akan beroperasi 24 jam, dengan pengamanan ketat dari TNI dan Polri.
Isi berita.22/3/2026.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menginstruksikan agar seluruh SPBU di Pontianak buka 24 jam.
Langkah ini diambil untuk mempercepat pelayanan dan mengurai antrean yang mengular di berbagai titik. Selain itu, Pertamina diminta memastikan distribusi BBM dilakukan sebelum stok habis.
Optimalisasi distribusi juga dilakukan, termasuk perbaikan alur bongkar muat di terminal.
Pengamanan SPBU juga diperketat dengan penempatan personel TNI dan Polri untuk menjaga ketertiban.
Koordinasi intensif antara Pemkot, Pertamina, pengusaha SPBU, dan Forkopimda juga diintensifkan. Warga diimbau untuk tidak panic buying agar distribusi berjalan lancar.
Pemerintah juga mengawasi praktik penimbunan yang berpotensi merugikan masyarakat.
Sementara itu, kapasitas operasional SPBU juga ditingkatkan, dengan penambahan operator untuk mempercepat pelayanan. Pertamina memastikan stok BBM tersedia dan akan terus didistribusikan secara berkelanjutan. (#**m)*


